Cara Menanam Bunga Matahari yang Tepat, Dapatkan Hasil Bunga Terbaik!

cara menanam bunga matahari

Bunga matahari merupakan salah satu jenis bunga yang banyak disukai oleh para pecinta tanaman. Warna kuning segar dari bunganya dapat memberikan kesan menyegarkan dan membawa aura positif. Berikut adalah cara menanam bunga matahari yang perlu Anda ketahui.

Pilih Lokasi di Luar Ruangan

Sesuai dengan namanya, tanaman ini membutuhkan asupan sinar matahari yang cukup. Semakin lama mendapatkan sinar, maka pertumbuhan bunga matahari juga akan semakin baik. Sebagai kebutuhan pokok durasi Perolehan sinar matahari minimal adalah 6-8 jam sehari.

Jangan lupa untuk memastikan lahan untuk penanaman juga cukup luas apabila Anda menginginkan metode penanaman di tanah langsung (ground). Hal ini dikarenakan akar dari bunga matahari cukup panjang dan membutuhkan tempat untuk merentangkannya dengan baik.

Anda juga disarankan untuk memilih lokasi yang tidak dilalui angin kencang. Tanaman bunga matahari cukup rentan terombang-ambing oleh angin, terlebih di saat sudah membawa bunga beserta bijinya.

Menentukan Tanah yang Subur

Tanah yang subur menjadi hal pokok dan wajib dipenuhi karena inilah kunci dari perkembangan tanaman bunga matahari nantinya. Pastikan tekstur tanah tidak terlalu padat juga tidak terlalu berpasir agar akar dapat mencengkeram dengan kuat.

Ciri sederhana tanah yang subur yaitu terdapat gulma atau rumput liar tumbuh di tempat tersebut. Hilangkan semua rumput pengganggu tersebut agar semua nutrisi nantinya dapat diserap secara maksimal oleh bunga matahari.

Selain kesuburan tanah, Anda juga harus mengecek kondisi PH tanah. Mayoritas tanaman dapat tumbuh dengan baik di angka 7 pada alat pengukur PH. Jika tanah yang akan ditanami belum berada di nilai tersebut, pakai kapur dolomit untuk menaikkan PH dan air hujan untuk menurunkan PH. 

Memilih Bibit Bunga Matahari

Bibit untuk ditanam pada umumnya berbeda dengan cemilan kuaci yang sering Anda makan. Ukuran bijinya lebih kecil dan lebih terlihat padat. Setiap varietas bunga matahari pun memiliki karakteristik bijinya masing-masing.

Sebelum Anda menanam bibit bunga matahari ke media yang sudah disiapkan, rendam semua biji dalam air selama 5-10 menit. Buang biji bunga matahari yang mengapung karena hal tersebut menunjukkan bahwa bijinya sudah rusak.

Lakukan Penanaman

Cara menanam bunga matahari bisa dilakukan dengan 2 metode. Metode pertama dengan menanamnya dengan sistem grounding. Sedangkan, metode kedua yaitu menggunakan pot sebagai tempat penanamannya.

Penanaman di Tanah

Apabila Anda menghendaki menanam bunga matahari di tanah, maka siapkan peralatan berkebun seperti sekop, cangkul, dan alat lainnya. Buat lubang dengan kedalaman 2-5 cm, kemudian berikan jarak 30-45 cm antar lubang.

Berikan pupuk dasar sebagai suplai nutrisi pertama. Anda dapat menggunakan pupuk kompos untuk merangsang pertumbuhan. Jangan lupa menyiram dengan air secukupnya agar suhu di sekitar biji tetap lembab dan terjaga.

Penanaman di Pot 

Cara penanaman bunga matahari di pot juga tidak berbeda jauh dengan penanaman di tanah. Hal yang membedakan adalah Anda harus meletakkan pecahan genteng atau batu bata di bagian dasar pot. Hal ini akan menciptakan rongga di dasar pot sebagai ruang sirkulasi udara untuk akar.

Selain itu, adanya rongga juga memungkinkan air dapat mengalir dengan baik saat media sudah penuh. Dengan begitu, pohon tidak dalam kondisi basah yang mengakibatkan busuk akar dan pohon. Jika hal itu dibiarkan, maka tanaman akan mati secara perlahan.

Ikuti semua cara menanam bunga matahari di atas secara berurutan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan tanaman dapat tumbuh dengan subur sesuai dengan harapan. Dengan begitu, Anda dapat memanen biji bunga matahari dalam waktu yang lebih cepat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *