Mengenal Ciri-Ciri Bunga Matahari, Ada yang Warnanya Merah hingga Ungu

ciri-ciri bunga matahari

Idealnya, bunga matahari pasti berwarna kuning, berukuran cukup tinggi, dan selalu menghadap ke arah matahari. Namun, ada ciri-ciri bunga matahari lain yang perlu untuk diketahui. Kira-kira apa saja karakteristik lain dari bunga matahari tersebut? Ini ulasannya. 

Batangnya Tidak Selalu Tinggi

Tanaman bunga matahari secara umum mempunyai batang tegak berbulu kasar yang berukuran tinggi, bisa mencapai 1-5 meter. Namun, ada juga bunga matahari yang batangnya kerdil tidak lebih dari 1 meter. 

Bunganya Tidak Hanya Berwarna Kuning

Ciri khas bunga matahari yang dikenal memang berwarna kuning terang seperti matahari terbit. Namun, ternyata hal itu tidak menjadi ciri utama, karena ada bunga matahari selain kuning yang jarang ditemui. Jadi, fakta bunga matahari selalu berwarna kuning adalah tidak benar. 

Bunga Matahari Berwarna Merah

Bunga matahari lainnya adalah berwarna merah. Jenis bunga matahari ini sering dimanfaatkan untuk karangan bunga. Warna merah pada kepala bunganya seperti aster. Selain itu, tidak ada perbedaan signifikan dari bunga matahari kuning pada umumnya. 

Bunga Matahari Berwarna Ungu

Varietas lainnya yaitu bunga matahari berwarna ungu atau hibrida chianti. Ciri-ciri bunga matahari ini adalah warnanya merah tua menyerupai warna ungu. Mungkin Anda belum banyak menemui jenis yang satu ini. 

Bunga matahari berwarna ungu ini bisa tumbuh hingga 5 meter. Selain itu, bedanya dengan varietas kuning dan merah adalah bunga matahari ungu tidak punya serbuk sari. Jenis ini juga sering digunakan untuk tambahan karangan bunga. 

Biji Bunga Matahari Yang Bermanfaat

Ciri-ciri bunga matahari lain yang menjadi khas adalah banyak biji yang mengumpul di bagian tengah bunga. Biji bunga matahari banyak digunakan sebagai camilan yang disebut kuaci. Biji tersebut mengandung vitamin E tinggi dan selenium yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. 

Bunga Menghadap Ke Arah Matahari

Ciri utama lain dari bunga matahari adalah kemampuannya menghadap matahari atau bersifat heliotropisme. Hal ini dikarenakan tanaman ini mempunyai ritme sirkadian. Namun, kemampuan ini hanya berlaku pada tanaman yang masih muda. 

Siklus ini akan terus dilakukan oleh tanaman bunga matahari muda hingga menuju usia dewasa. Kebutuhan akan cahaya matahari itulah yang membuatnya selalu menghadap ke arah matahari untuk pertumbuhan dan perkembangan secara optimal. 

Dengan menghadap ke arah timur saat matahari terbit, maka penyerbukan bisa terjadi lebih banyak. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh bunga matahari yang masih muda setiap kali menghadap ke arah matahari. 

Perilakunya Akan Berubah Saat Dewasa

Dikutip dari Proflowers, bunga matahari akan mengubah perilaku yang selalu menghadap ke arah matahari. Tanaman tidak berhenti mengarah ke arah tersebut saat memasuki usia dewasa, namun pergerakannya akan melambat atau frekuensinya berkurang. 

Tanaman Yang Tahan Kering

Syarat tumbuh tanaman ini adalah pada suhu 21 – 25 °C. Suhu tersebut tergolong suhu panas karena tanaman ini akan tumbuh baik di lahan yang luas dengan intensitas cahaya matahari yang optimal. Untuk mekarnya bunga, ada beberapa waktu dalam setahun. 

Penyiraman boleh saja dilakukan untuk mendorong pertumbuhan akar atau mencukupi sedikit kebutuhan air tanaman. Tanaman hias outdoor ini juga tidak perlu dipupuk karena mampu tumbuh baik dengan hanya bantuan cahaya matahari dan ketersediaan air yang cukup. 

Setelah melihat ciri-ciri bunga matahari di atas, kini Anda makin mengetahui bahwa bunga ini memang sangat unik dibandingkan bunga lain. Bunga matahari memang sangat cantik dan bisa bermanfaat untuk banyak hal. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *