Pupuk Untuk Bunga Hias, Tanaman Jadi Sehat dan Indah

Pupuk Untuk Bunga Hias

Pemberian pupuk secara rutin sesuai dengan kebutuhan tanaman, akan membuatnya cepat tumbuh. Saat ini, ada banyak sekali pupuk yang beredar di pasaran. Jika Anda bingung memilihnya, berikut ini beberapa rekomendasi pupuk untuk bunga hias yang bisa dipilih agar tanaman bisa tumbuh subur.

Pupuk NPK

Salah satu pupuk wajib yang harus Anda miliki saat menanam atau merawat bunga, khususnya bunga outdoor adalah NPK. Pupuk ini menjadi penopang kebutuhan unsur hara makro yang dibutuhkan setiap tanaman. Selain itu, biasanya pada pupuk NPK juga disertai dengan unsur mikro untuk melengkapi pertumbuhan.

Kandungan utama dalam pupuk NPK adalah Nitrogen sebagai unsur perangsang pertumbuhan jaringan baru. Unsur kedua yaitu ada Phospat yang mengambil peran sebagai perangsang tumbuhnya akar. Sedangkan, unsur Kalium berfungsi sebagai perangsang dan penguat buah.

Beberapa merk terkenal yang mengandung NPK adalah NPK Mutiara 16-16-16, NPK Grow, NPK Pak Tani, Phonska, dan Phonska Plus. Anda dapat menemukan pupuk ini di semua toko pertanian, toko tanaman, atau Online shop.

Pupuk Daun

Jenis pupuk kedua yang bisa digunakan untuk menyehatkan bunga Anda yaitu pupuk daun. Sesuai dengan namanya, pupuk ini diproduksi secara khusus untuk merangsang, menyuplai kebutuhan, serta menjaga kesehatan daun.

Daun-daun yang sehat akan membuat tanaman lebih cepat tumbuh dan berkembang. Hal tersebut dikarenakan daun merupakan dapur dari setiap pohon atau tanaman. Jika tempat memasaknya sehat dan prima, maka produksi makanan untuk disebarkan juga akan maksimal.

Beberapa merk pupuk daun yang sering digunakan oleh pembudidaya atau petani bunga diantaranya; Gandasil B, Gandasil D, AB Mix, dan Vitamin B1. Cobalah untuk membeli salah satu dari merek tersebut kemudian aplikasikan untuk melihat perubahan pada tanaman hias Anda.

Pupuk Kimia

Pupuk untuk bunga yang ketiga adalah pupuk kimia. Seperti pada pembahasan sebelumnya, istilah ini untuk ruang lingkup secara umum. Dari jenis tersebut akan terdapat berbagai merk di pasaran yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Pupuk kimia umumnya digunakan untuk menyuplai kekurangan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, baik unsur makro maupun unsur mikro. Pada dasarnya, unsur tersebut bisa didapatkan dari alam sekitar, namun membutuhkan proses yang tidak instan.

Beberapa pupuk kimia yang sering digunakan untuk suplai cadangan pada bunga seperti magnesium sulfat, karate boron, asam humat, dan kalsium. Umumnya, pemberian pupuk kimia diberikan saat tanaman dirasa kekurangan unsur yang dibutuhkan saja.

Pupuk Organik

Sebaik-baiknya efek pertumbuhan dari pupuk kimia, pupuk terbaik untuk bunga dan tanaman adalah berasal dari alam sekitar. Perlu diketahui, bahwa penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus akan berdampak buruk pada kesehatan tanah.

Dikarenakan efek sampingnya yang mengerikan, maka disarankan menggunakan pupuk organik. Ada banyak sekali macam-macam pupuk organik yang bisa Anda buat dengan bahan-bahan mudah diperoleh. Anda dapat menemukan sesua referensi di internet maupun media sosial.

Beberapa contoh bahan organik yang bisa diolah menjadi pupuk seperti kotoran hewan ternak, air cucian beras, ampas kopi atau teh, air kelapa, kulit pisang, aneka sampah organik dapur, buah & sayuran busuk. Anda cukup memfermentasi bahan tersebut dan jadilah pupuk organik terbaik.

Pupuk Slow Release

Jenis terakhir pupuk untuk bunga yang bisa digunakan untuk menyuplai kebutuhan unsur hara tanaman hias Anda adalah pupuk slow release. Jenis ini umumnya memiliki sifat pelarutan unsur yang lama. Selain itu, penggunaan pupuk ini tidak dianjurkan untuk mengejar produktivitas tanaman.

Salah satu contoh merk pupuk slow release yang cukup terkenal adalah Dekastar 16-16-16. Pupuk banyak digunakan oleh para seniman bonsai dan pembudidaya bunga untuk menjaga kesehatan dan kesuburan tanaman hias mereka.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *