Cara Merawat Aglaonema, Jangan Sering Disiram

cara merawat aglaonema

Tanaman Aglaonema sempat booming beberapa waktu terakhir ini mengiringi viralnya tanaman hias janda bolong. Namun, apakah Anda tahu cara merawat Aglaonema yang benar? Jika belum maka simak tips merawat tanaman tersebut agar subur dan cepat berkembang.

Hindari Paparan Sinar Matahari Secara Langsung

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah Aglonema tidak menyukai sinar matahari langsung. Jadi, jangan pernah beranggapan dengan meletakkannya di tempat terbuka akan membuat lebih cepat berkembang. Justru hal itu akan membuat tanaman stres dan berujung Kematian jika tidak ditangani.

Anda cukup meletakkannya di teras rumah. Usahakan tanaman mendapatkan sinar matahari antar pukul 7-8 pagi. Pada waktu tersebut adalah nutrisi terbaik berupa vitamin D yang dibutuhkan oleh setiap tumbuhan. Selebihnya usahakan dalam keadaan teduh dan sejuk.  

Jangan Terlalu Sering Disiram

Tips selanjutnya dalam merawat tanaman Aglaonema yaitu jangan terlalu sering menyiram tanaman tersebut. Pada dasarnya tumbuhan ini tidak manja dan tidak harus diperhatikan setiap hari. Pada saat musim kemarau, penyiraman cukup dilakukan satu kali saja dalam seminggu. 

Media yang terlalu sering disiram mengakibatkan air mengendap di dalamnya. Jika hal itu dilakukan secara terus-menerus maka tanaman Aglaonema Anda akan mengalami akar busuk. Tentu hasil akhirnya bisa ditebak, yaitu tumbuhan akan mati karena tidak mendapat suplai makanan.

Hindarkan dari Suhu yang Terlalu Dingin 

Selaras dengan tips sebelumnya, cara merawat aglaonema yang benar adalah menghindarkannya pada suhu rendah. Batas maksimal suhu yang mampu ditoleransi oleh tanaman ini adalah 16 derajat Celcius. Jadi, jika Anda tinggal di pegunungan, pastikan suhunya tidak di bawah batas tersebut.

Jaga Kelembaban Tanah

Tips nomor 4 untuk merawat Aglaonema yaitu memastikan kelembaban tanah terjaga dalam kondisi stabil. Karena umumnya penanaman dilakukan di pot, maka kelembaban harus benar-benar diperhatikan agar Aglaonema dapat tumbuh dengan sempurna.

Anda juga disarankan untuk menambahkan kerikil, potongan batu bata, atau pecahan genting di bagian bawah pot. Batas minimal media tersebut adalah seperempat dari keseluruhan pot. Hal ini akan menjadikan tanaman mendapat sirkulasi yang baik serta memberikan ruang untuk akar.

Gunakan Tanah Organik

Media yang berkualitas dapat mempercepat pertumbuhan dari tanaman Aglaonema. Anda bisa menggunakan campuran kompos, abu, arang, dan mikroba untuk mendapatkan berbagai unsur makro dan mikro. Bahan-bahan tersebut bisa diperoleh dengan mudah di lingkungan sekitar.

Apabila Anda tinggal di pegunungan atau dekat dengan kawasan hutan, maka akan lebih baik menggunakan leaf mold sebagai media. Leaf mold merupakan dedaunan yang jatuh dan diolah oleh berbagai mikroba di alam. Dengan menggunakan media ini, Anda tidak memerlukan pupuk lagi.

Beri Pupuk Secara Rutin

Tips terakhir dalam merawat tanaman salah satu tanaman hias ini adalah melakukan pemupukan secara rutin. Pupuk tidak harus diberikan setiap hari, akan tetapi teratur dan terjadwal. Jika Anda memberikannya setiap hari, maka justru menimbulkan overdosis dan Kematian tanaman tersebut.

Anda dapat menggunakan pupuk yang mengandung unsur nitrogen, phospat, dan kalium yang tinggi, beberapa pupuk yang memenuhi unsur makro tersebut di antaranya; pupuk dekastar, pupuk npk mutiara, pupuk  phonska, dan lain-lain.

Apabila menginginkan pupuk organik, maka hal tersebut justru lebih baik karena dapat menjaga kualitas media yang Anda gunakan. Berbagai mikroba aktif di dalamnya pun tidak akan mati karena terkontaminasi bahan kimia berbahaya.

Semua cara merawat Aglaonema di atas harus diterapkan dengan baik. Kunci keberhasilan dalam merawat tanaman adalah kesabaran dan ketelatenan. Hal itu dikarenakan Anda harus memahami kebutuhan dari setiap tanaman yang berbeda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *