9 Tips Membuat Taman Kolam Minimalis yang Benar

Menghadirkan suasana asri nan sejuk dalam rumah bukanlah hal yang sulit dilakukan, salah satunya membuat sebuah taman kolam berukuran mini. Komponen yang dibutuhkan terbilang sedikit, tata letak yang sederhana, dan dapat menghemat pengeluaran.

9 Tips Membuat Taman Kolam Minimalis yang Baik dan Benar

Ada beberapa tips membuat taman kolam minimalis agar terlihat memikat, yang akan dijabarkan di bawah ini:

1. Perhatikan Area Taman Kolam

Faktor pertama yang berpengaruh langsung dalam pembuatan taman kolam adalah penentuan lokasi. Unsur yang harus diamati di antaranya yaitu estetika rumah, ukuran area, sinar matahari, dan sumber air. Wilayah yang luas diperlukan selain untuk letak kolam juga tempat berkumpulnya keluarga atau teman yang ingin menikmati oase ini.

2. Pilih Konsep Taman Kolam Terbaik

Faktor kedua dalam tips membuat taman kolam minimalis yaitu menentukan desain yang ingin dikerjakan. Carilah referensi yang dapat diadopsi seperti konsep taman tropis di mana menggunakan elemen alam seperti batuan granit, tanaman hias atau pepohonan. Setelah itu, tentukan denah letak yang ideal (umumnya sepertiga dari luas lahan atau halaman).

3. Tentukan Pemilihan Material Taman Kolam

Faktor ketiga yang mendukung desain dari taman kolam adalah penentuan material dalam pembuatannya. Buatlah lantai dan dinding dengan teknik cor dengan kedalaman tidak lebih satu meter agar tidak berpengaruh pada suhu air. Plasteran tembok dapat memakai paduan keramik batuan alam. Jangan lupa membuat lubang saluran yang berguna saat membersihkan nantinya.

4. Perhatikan Parit Taman Kolam

Parit merupakan faktor keempat yang cukup penting dalam tips membuat taman kolam minimalis, karena mengantisipasi adanya kelebihan air. Saat musim hujan, bisa jadi membuat genangan yang akan berdampak pada berlumpurnya halaman dalam rumah. Untuk itu, pemilik harus benar-benar teliti dalam memperhatikan saluran agar mencegah hal yang tidak diinginkan.

5. Amati Pemilihan Hiasan Taman Kolam

Faktor kelima yang tak kalah penting yaitu aksesoris yang dapat menambah keindahan sekitar taman kolam. Mengusung konsep natural, dapat menggunakan pepohonan yang tidak terlalu rindang, tanaman hias seperti rumput perdu atau Aglaonema. Selain tumbuhan, bisa juga memberikan kesan atraktif dengan meletakkan lampu mini pada bagian dalam kolam.

6. Atur Cahaya Taman Kolam

Faktor keenam yang harus diperhatikan adalah pencahayaan dan pemeliharaan makhluk hidup di sekitar taman kolam. Cahaya sangat penting untuk kebutuhan ikan, tanaman hijau, dan penerangan taman agar lebih bernyawa. Jika menggunakan lampu hias, jangan lupa untuk mendekorasi agar kesan indah yang dipancarkan dapat dinikmati pada sore menjelang malam hari.

7. Jalankan Pengaturan Sirkulasi Air Taman Kolam

Faktor ketujuh dalam tips membuat taman kolam minimalis adalah manajemen pengairan (pompa air dan penyaring). Efek nozzle yang ditampilkan dari pompa dapat menambah suasana relaksasi yang dihadirkan oleh suara-suara gemericik air. Sementara, sistem penyaring berfungsi sebagai pembersih sisa pakan ikan dan zat-zat dekomposisi sehingga keamanan kolam akan terjaga.

8. Lakukan Perawatan Taman Kolam

Faktor kedelapan yang paling mendukung terciptanya keindahan dan kesejukan area taman kolam adalah manajemen perawatan. Pemilik rumah harus rutin dalam membersihkan sekitar lokasi taman seperti benalu pada pohon dan dedaunan yang berserakan di lantai. Selain itu, sirkulasi air juga harus diperhatikan agar kolam selalu terlihat jernih dan terhindar dari lumut.

9. Pastikan Estimasi Biaya Taman Kolam

Faktor kesembilan yang merupakan penunjang terakhir tapi paling utama yaitu jumlah pengeluaran dalam pembuatan taman kolam. Pentingnya perkiraan ini agar dapat disesuaikan pada saku pemilik dan tidak ada elemen yang tertinggal. Umumnya, biaya untuk luas area 3×6 m yang wajib disiapkan adalah sekitar lebih kurang dua juta rupiah.

Apakah sudah ada gambaran dari tips membuat taman kolam minimalis di atas? Jika sudah silahkan kreasikan tema atau konsep yang disukai, pastinya dengan mempertimbangkan hal-hal yang telah dijabarkan. Jangan lupa pula untuk membidik koleksi tanaman, agar nantinya taman yang dibuat benar-benar asri dan menyegarkan!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *