Tips Sukses Budidaya Bibit Pohon Gaharu

pohon gaharu

Bagi Anda yang ingin memulai budidaya bibit Pohon Gaharu, cara sukses budidaya bibit Pohon Gaharu merupakan hal penting yang harus diketahui.

 

Seperti kita ketahui, saat ini tanaman kayu Gaharu semakin mendunia karena mampu memberikan pendapatan yang sangat menggiurkan bagi para petani Gaharu.

 

Pada dasarnya, stek pucuk merupakan cara terbaik untuk perbanyakan bibit Gaharu. Dalam pembiakannya terdapat dua macam teknik, yaitu metode persemaian konvensional, dan persemaian KOFFCO (Komatsu Forda Fog Cooling).

 

Langkah-langkah Budidaya Bibit Pohon Gaharu

 

Apapun metode persemaian yang Anda lakukan, keduanya tetap harus melalui tahapan pembuatan bibit stek pohon Gaharu. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan!

daun gaharu

1. Persiapkan Media Tumbuh Stek

 

Langkah pertama setelah dilakukan persemaian bibit ialah menyiapkan media tumbuh stek. Pastikan media tumbuh stek bebas dari hama dan penyakit.

 

Terdapat 3 media tumbuh yang bisa Anda pilih, yaitu dengan campuran serbuk kulit kelapa dan sekam padi (2:1), pasir sungai atau pasir kuwarsa, atau menggunakan arang sekam padi murni dicampur dengan pasir sungai (1:1).

 

2. Pemilihan Bibit Stek

 

Dalam memilih bahan stek, ambillah bagian pucuknya yang masih dorman (resting). Jangan mengambil bahan stek pucuk yang masih tumbuh menggelora (flushing). Dan tipe tunas yang baik adalah tumbuh tegak ke atas (orthotrop).

 

3. Pengambilan dan Penyemaian Stek

 

Dalam proses pengambilan dan penyemaian stek, ada sejumlah langkah yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Siapkan bahan dan alat yang diperlukan, antara lain gunting, ember plastik, dan hormon perangsang akar.
  • Isi ember dengan air bersih setengahnya saja.
  • Ambil stek dari pohon induk.
  • Panjang stek dibuat sekitar 10-15 cm.
  • Sisakan 2-3 helai daun pada stek dan potong setengahnya.
  • Masukkan stek dalam ember berisi air. Pastikan bagian pangkalnya terendam air.
  • Beri semai hormon perangsang akar.
  • Semai stek pada polybag atau media yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Buat lubang semai pada media menggunakan stik kayu yang bersih. Tujuannya agar saat penyemaian stek, hormon perangsang akar dan bagian pangkal stek tidak terkena gesekan media dan menjadi rusak.
  • Semai stek dengan kedalaman 1/3 panjang stek. Lalu padatkan media.
  • Siram semaian stek dengan air secukupnya.
  • Pelihara stek dengan temperatur udara tidak melebihi 32 derajat celsius dan kelembaban udara tidak kurang dari 90 persen.
  • Siram stek di dalam sungkup plastik sampai stek berakar seluruhnya atau sekitar 16 minggu.
  • Jangan sampai bibit terlalu kering atau menyiram terlalu basah karena akan mengakibatkan stek mati.

 

4. Pemeliharaan

 

Sesudah proses penyemaian, berikutnya adalah pemeliharaan. Langkah-langkah yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan bibit pohon Gaharu, antara lain:

  • Sirami bibit 2-3 kali sehari, terutama saat kondisi cuaca sedang terik.
  • Lakukan pemupukan NPK sebesar 10-15 gram per meter persegi dalam bentuk larutan sebanyak 2 kali seminggu.
  • Jangan biarkan gulma tumbuh dalam bedeng-bedengan di persemaian.
  • Pangkas akar setiap satu bulan sekali. Pemangkasan terakhir dilakukan 2 minggu sebelum bibit diseleksi dan dipak untuk siap tanam.

 

5. Proses Seleksi dan Pengepakan Bibit Siap Tanam

 

Kriteria bibit Pohon Gaharu yang siap untuk pengepakan antara lain:

  • Bibit memiliki kondisi sehat.
  • Batang lurus dan percabangna normal atau belum bercabang.
  • Memiliki ketinggian 30 cm dan diameter batang minimal 3,0 mm.
  • Tampak kokoh dengan ketinggian dan diameter seimbang.
  • Memiliki kekompakan antara akar dengan media tanam. Artinya, media tetap membentuk satu gumpalan yang kompak, tidak pecah atau hancur.
  • Memiliki jumlah daun minimal 8 helai atau 50-70 persen dari total tinggi bibit yang ditempati daun.

 

Demikian tips atau cara sukses budidaya bibit pohon Gaharu yang dapat kami sampaikan. Selamat mencoba!

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *