Cara Mudah Memilih Bibit Sawit Unggul yang Baik dan benar

Bibit Sawit Unggul menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan perkebunan kelapa sawit yang mampu menghasilkan buah panen dengan kuantitas tepat dan kualitas yang terjamin.

 

Dalam pemilihan bibit-bibit Sawit terbaik ada beberapa cara yang bisa dilakukan, salah satunya ialah mengetahui bagaimana ciri-ciri bibit yang berkualitas baik.

 

Ciri-ciri/Kriteria Bibit Sawit Terbaik untuk Perkebunan yang Sukses

 

Berikut ini kami akan sampaikan ciri-ciri dari bibit Sawit terbaik yang akan membantu Anda agar tidak salah dalam memilih bibit Sawit unggul.

 

1. Bentuk Tunas Normal Berwarna Putih Bersih

 

Cara mudah memilih Bibit Sawit Unggul yang pertama ialah dengan melihat bentuk tunasnya. Bibit yang berkualitas mempunyai bentuk mata tunas normal dan berwarna putih bersih.

 

Bila bibit Sawit memiliki mata tunas berbentuk cacat atau warnanya kecoklatan cenderung hitam, maka Anda dapat mencurigai kalau bibit tersebut bukan bibit berkualitas unggul.

 

Dalam membeli bibit Sawit, kita harus lebih jeli karena tidak jarang bibit yang dijual di pasaran ternyata dalam keadaan rusak.

 

2. Bentuk Daun Melebar dan Tidak Kusut

 

Ciri-ciri bibit Sawit unggul berikutnya dapat dilihat dari bentuk anak daunnya. Kualitas unggulan bibit Sawit memiliki daun yang melebar, tidak kusut, dan tidak menggulung.

 

Jadi, bila bentuk daun dari bibit Sawit tersebut kusut, sempit, menggulung, atau menguncup, berarti bukanlah bibit Kelapa Sawit yang bagus.

 

3. Tempurung Berwarna Hitam Gelap

 

Selain bentuk tunas dan daun, bibit Sawit kualitas unggulan memiliki tempurung berwarna hitam gelap. Selain itu, tempurung juga tidak mengalami retak atau rusak.

 

Tempurung dari bibit Sawit unggul juga tidak ditumbuhi serabut dan tidak berjamur. Penyimpanan bibit yang kurang benar biasanya menjadi penyebab tumbuhnya jamur pada tempurung bibit Kelapa Sawit.

 

4. Memiliki Akar yang Tidak Terlalu Panjang

 

Kriteria bibit Sawit unggul berikutnya dapat dilihat pada kondisi akarnya. Bibit kelapa Sawit berkualitas tidak memiliki akar yang terlalu panjang. Oleh karena itu, usahakan memilih bibit Sawit yang memiliki panjang akar sekitar 2-3 cm.

 

Kondisi akar yang masih segar, tidak kering, dan tidak mudah patah atau lepas juga menjadi penanda bahwa bibit sawit tersebut adalah bibit unggulan.

 

5. Bongkot Bagian Bawah Gemuk dan Pendek

 

Kriteria bibit Sawit unggul yang selanjutnya bisa kita lihat pada bongkotnya atau batang di bagian bawah bibit. Pilihlah bongkot dengan bentuk yang gemuk dan pendek, jangan memilih bongkot yang tinggi dan kurus.

 

Batang yang gemuk dan pendek akan jauh lebih kuat ketimbang bongkot yang tinggi dan kurus. Biasanya bongkot yang tinggi dan kurus akan lemah dan mudah patah sebelum masuk tahap pertumbuhan.

 

6. Bibit Sawit Unggul Dilihat dari Warna Calon Akar, Batang, dan Daun

 

Warna calon akar yang kekuning-kuningan menjadi ciri-ciri bibit Sawit unggul yang selanjutnya. Selain itu, calon batang dan daunnya berwarna bersih agak keputih-putihan.

 

7. Makin Pendek Calon Batang Makin Unggul Bibit Sawit

 

Umumnya panjang calon batang bibit Sawit yang bagus adalah berkisar antara 2-3 meter. Semakin pendek calon batang, semakin baik pula kualitas bibit Kelapa Sawit tersebut.

 

Hanya saja, jangan terlalu pendek atau bahkan tidak terdapat calon batang, karena kalau terlalu pendek justru menandakan kalau bukan bibit unggulan.

 

8. Bentuk Bibit Bulat dan Lonjong

 

Cara mudah memilih bibit Sawit unggul yang terakhir ialah dengan melihat bentuk bibit tersebut. Bibit kelapa sawit yang berkualitas tinggi memiliki bentuk yang bulat dan lonjong seperti buah melinjo. Bentuk bibit juga tidak terdapat cekungan atau tidak cacat.

 

Itulah beberapa kriteria yang bisa Anda terapkan dalam memilih bibit Sawit unggulan. Namun demikian, berhasil atau tidaknya pertumbuhan bibit Sawit tersebut juga tergantung dari cara Anda menanam dan merawatnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *